i am a MusLim

and there is no where eLse i'd rather be..



bersandarkan kursi roda yang menyeletuk

menyelisir putih tegel-tegel koridor sesak

tapi sunyi...

titik-titik liquid terajuk terisap selang

yang berujung di tanganku yang teraniaya

tercenung...

duniaku menguap

terseok beranjak

menitik bekas walau tak kekal

akankah baik-baik saja?



hingar bingar malam yang gemerlap

semakin menambah penat

jenuh..

tak karuan

memaksaku memutar pita-pita memori

yang berantakan

tampak semuanya kelam

di mana-mana bercak hitam

benar-benar berantakan