i am a MusLim

and there is no where eLse i'd rather be..



Petang datang bersamaan dengan selesainya kuliahku hari ini. Ku rasakan penat yang teramat sangat saat menyusuri jalan yang membawaku pulang ke rumah. Ku angkat wajahku yang lelah menatap barat, dan ku lihat matahari sebentar lagi mengobati kerinduan bumi. Sejenak, ku merindukan kembali suasana senja di kampung halamanku yang tak kutemui di sini; ribuan kalong mendekor langit yang sudah jingga. Seperti bercak-bercak hitam dari kejauhan.



Oleh : Ustadz Muh. Ihsan Zainuddin, Lc.M.Si.

Perjalanan hidup ini melelahkan..
ya,
sangat melelahkan.,
Betapa tidak,
di saat idealisme kita dihadapkan pada realita yang beraneka ragam corak dan warnanya,
kita harus bertahan..
karena kita tidak ingin tujuan hidup kita yang jauh ternodai dengan kepentingan sesaat..
Ini bukan soal halal atau haram terhadap dunia dengan segala keindahannya,
tapi soal menyikapinya agar tidak tergiur dan terpedaya olehnya..



Teruntuk saudariku
Yang kucintai karena Allah..

Terkadang ku lelah

Tapi perjalananku masih panjang

Masih sangat panjang..

Kembali..


Sebongkah deburan yang tak biasa


Melebur stanza yang dulu


Menjadi lebih tak berbentuk


Entah setitik


Atau segumpal siluet yang terengkuh senja


Terdekap jingga


Hingga dipeluk temaram





234 hari..

Berharap mendapat sesuatu dan melupakan sebongkah lalu di sini..

Tapi semua terasa kembali dekat..

Dan ternyata aku masih merindukannya..

Sangat merindukannya..