i am a MusLim

and there is no where eLse i'd rather be..



bersandarkan kursi roda yang menyeletuk

menyelisir putih tegel-tegel koridor sesak

tapi sunyi...

titik-titik liquid terajuk terisap selang

yang berujung di tanganku yang teraniaya

tercenung...

duniaku menguap

terseok beranjak

menitik bekas walau tak kekal

akankah baik-baik saja?



hingar bingar malam yang gemerlap

semakin menambah penat

jenuh..

tak karuan

memaksaku memutar pita-pita memori

yang berantakan

tampak semuanya kelam

di mana-mana bercak hitam

benar-benar berantakan



ada yang menjanggal

di sana

tepat di pusat segala rasa

sama halnya awan

tak selamanya ia putih

bersih

dan beri kesejukan

ada kalanya

ia jauh dipeluk temaram

atau cuma diriku

yang terlalu terkesima

dengan segala yang tampak?

cahaya megah sang penerang bumi

dihalang benteng gumpalan air kelabu
Terbitkan Entri

seperti tersedot, seperti terhisap

kian lama kian hilang

ada ketakutan yang memeluk

cemas kehilangan cahaya megah itu

tapi benteng ini terlalu tinggi tuk dipanjat

terlalu kokoh tuk dirubuhkan

dan manusiaku terlalu lemah tuk menaklukkan





sang surya telah menghambur ke pelukan bumi

malam menguasai

dingin menyeruak

tangan-tangan mengunci rapat pintu dan jendela

tapi aku masih disini di bibir jendela tua

menyaksikan bayangan semakin hilang


Sebenarnya tidak ingin ku ceritakan, karena dulu (dulu yah..) ia adalah belahan jiwaku. Yang setiap saat bisa saja ku rindukan, yang setiap saat bisa saja kembali aku menyentuhnya.

Ia bernama gitar, kawan. Benda artistik yang tak pernah ingin diam jika sudah berada dalam genggaman ku. Aku mengenalnya sekitar 4 tahun lalu dan kala itu aku langsung jatuh cinta padanya.



ia,

kini berselimutkan

debu...

tersudut

sendiri

tak lagi terdengar

indah dawainya yang melenakan

tak terpetik oleh

tangan-tangan yang terlena..

alhamdulillah..

segaLa puji untuk-Mu,

wahai Dzat yang aku berada dalam genggaman-Nya..

atas ruh yang masih Engkau berkenan untuk Engkau kembaLikan ke jasad yang Lemah ini..

jasad yang tiada apa-apanya tanpa kuasa-Mu..